Kopi Arabika

Make a Difference with education, and be the best.

Make a Difference with education, and be the best.

Induk Kopi Indonesia

Latest Posts

Beberapa Hal Ini Merusak Cita Rasa Kopi!!

SAR
Kopi Khatulistiwa - Hai kopi lovers, Bagaimana menurut mu rasa kopi yang sudah dinikmati hari ini??? Apakah sesuai dengan selera mu???

Beberapa kopi lovers banyak mengeluhkan tentang rasa kopi yang mereka minum. Mulai dari bau tidak sedap, rasa kopi yang berubah, hingga rasa gatal di tenggorokan yang timbul setelah minum kopi.

Nah berikut hal yang dapat merusak cita rasa kopi yang kita minum. Yuk kita cek :

Kopi Khatulistiwa - Cangkir Kopi Mungil

1. Kopi Terlalu Lama Disimpan

Bagi para kopi lovers, ada baiknya jika membeli kopi, belilah sebanyak yang dibutuhkan saja. Karena kopi itu sendiri memiliki masa simpan yang tidak terlalu lama ketika sudah di olah.

2. Penyimpanan Yang Kurang Baik

Beberapa penjual kopi biasanya menyimpan kopi ala kadarnya. Hal ini sangat berpengaruh kepada rasa kopi yang disimpan. Tentunya ketika kita menikmati kopi, gak pingin dong kopinya berubah rasa.

3. Kopi Dicampur Dengan Bahan Lain

Kita sering melihat, beberapa penjual kopi mencampur bubuk kopi dengan jagung atau bahan lainnya. Tentunya hal ini bertujuan agar jumlah kopi semakin banyak dan meningkatkan jumlah pendapatan mereka. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena akan merusak cita rasa kopi yang disajikan. Jadi jangan dicampur campur ya.

4. Menghidangkan Kopi Dengan Air Terlalu Panas.

Pada dasarnya, kita membuat minuman kopi untuk mengluarkan efek dan kandungan kopi itu sendiri, namun sebagian besar orang-orang menganggap kopi itu akan terasa aromanya ketika di seduh menggunakan air mendidih. Hal ini perlu di anulir kopi lovers. Untuk mengelurkan aroma kopi, tidak perlu menggunakan air mendidih, cukup air panas dan dicampur perlahan-lahan agar aroma dan cita rasa kopi tersebut tidak berubah dan rusak.

5. Menggunakan Wadah Plastik

Air yang digunakan untuk menyeduh kopi, hendaknya menggunakan wadah yang tidak berasal dari bahan plastik. Bahan plastik ini cenderung mengeluarkan bahan-bahan kimia jika terkena air panas, ini menjadi salah satu penyebab rasa kopi berubah. Jadi hindari penggunaan bahan plastik untuk kopi kita ya kopi lovers.

Itu lah beberapa hal yang bisa merusak cita rasa kopi kita, so mulai sekarang kita bisa terapkan ya kopi lovers.

Invasi Vietnam Drip Ditengah Budaya Kopi Tubruk

Anonim
Kopi Khatulistiwa - Kopi tubruk.... Siapa yang tidak mengenal nama besar penyajian kopi ala Nusantara. Budaya kopi tubruk yang diwariskan secara turun menurun dari nenek moyang kita, seakan - akan sudah menyatu dengan keseharian para pecinta dan penikmat kopi Nusantara. Kopi tubruk hadir ditengah - tengah masyarakat Nusantara dengan menyajikan kesederhanaan dan identitas sebagai kopi rakyat.

Vietnam Drip Coffee.
Ditengah - tengah budaya ngopi tubruk, hadir pendatang baru dari negeri produsen beras asia (vietnam rose) yang menawarkan budaya baru dalam ngopi. Ya... ngopi bareng dengan Vietnam Drip. Vietnam Drip merupakan alat untuk menyajikan kopi dengan metode yang sangat berbeda, metode penyajian tanpa ampas kopi dengan ciri khas menggunakan susu kental manis.

Vietnam Drip sendiri, menyuguhkan kopi dengan cita rasa lembut karena sedikit sekali ampas yang tercampur dalam susu kental sebagai penyajiannya. Mengapa ciri khas Vietnam Drip menggunakan susu kental sebagai campurannya??? Hal ini berasal ketika dahulu rakyat Vietnam di masa - masa perang kesulitan mendapatkan susu segar dan murni, sehingga susu kental manis menjadi alternatif penyajian hingga menjadi budaya yang turun menurun sampai saat ini. 

Baca juga : Ciri Khas Kopi Baru (Fresh Coffee)

Bagi sebagian lidah masyarakat Nusantara tentunya akan sedikit merasakan aneh ketika mencoba pertama kali Vietnam Drip Coffee, kenapa ???  rasa manis yang timbul ketika pertama kali nyeruput
kopi ini sangat terasa, manis yang ditimbulkan oleh susu kental tadi mengalahkan rasa kopi pilihan yang ada. Rasa kopi pilihan akan timbul ketika rasa manis sudah melewati indra pengecap kita (terasa belakangan, red). Terlebih lagi jika kita memilih kopi yang sudah terfermentasi. Rasa kopi pilihan akan terasa sangat nendang di detik - detik terakhir.

Sebenarnya apa lagi sih yang membuat beda antara kopi tubruk dan vietnam drip, selain penggunaan alat diatas, Hal ini dikarenakan perbandingan jika kopi tubruk hanya menggunakan kopi dan gula pasir sebagai pemanisnya, sedangkan vietnam drip lebih kepada penyajian kopi dan susu kental manis yang digunakan berbanding 1 : 3.

So bagi kamu yang penasaran dengan rasa Vietnam Drip Coffee, bisa mencoba langsung di coffee shop atau kedai kopi terdekat.

Expresso Versus Americano Coffee

Anonim
Kopi Khatulistiwa - Banyak diantara penikmat kopi pemula yang bertanya, apa sih bedanya Expresso dan Americano di menu cafe atau kedai kopi. Tentunya bagi pecinta kopi ini merupakan pertanyaan yang sangat mudah untuk dijawab. 

Sajian Americano di Kedai kopi Soulthan Coffee Yogyakarta.

Membahas kopi memang tidak pernah ada habisnya, sebut saja dua kata Expresso dan Americano, kedua kata ini tentunya tidak asing ketika kita mengunjungi kedai atau cafe kopi yang menyediakan kedua menu diatas.

Beberapa saat lalu, admin Indonesian Coffee mengunjungi salah satu kedai kopi di Yogyakarta, kedai Soulthan Coffee tepatnya. Kedai yang sudah memiliki 3 cabang di Yogyakarta ini menyajikan banyak menu pilihan kopi.

Beberapa saat kami sempat berbincang dengan barista di Soulthan Coffee, sedikit mengorek tentang menu kopi Expresso dan Americano. Barista muda kelahiran Sumatra ini menjelaskan bahwa, penyajian antara Expresso dan Americano sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya saja teknik pembuatan/pengolahanya saja yang sedikit unik.

"Expresso dari berbagai jenis kopi pilihan yang kami sajikan merupakan hasil dari pengolahan biji kopi yang pertama kali, sehingga sajian kopi yang dihasilkan memiliki aroma kopi pilihan yang sangat kuat dan rasa yang original." terang barista muda ini.

Selanjutnya dijelaskan pula bahwa Americano sendiri, lebih kepada cita rasa yang natural namun tidak mengutamakan kekuatan rasa, sehingga sangat cocok dinikmati oleh penikmat kopi pada umumnya. Americano lebih mudah diterima oleh semua golongan penikmat kopi.

Perbedaan lainnya adalah metode penyaringan yang keduanya cenderung menggunakan filter yang berbeda, pastinya setiap orang memiliki selera berbeda bukan. Nah anda lebih memilih yang mana???

Ciri Khas Kopi Baru ( Fresh Coffee )

SAR
Kopi Khatulistiwa - Cita rasa kopi hitam pada dasarnya dipengaruhi oleh lama tidaknya kopi itu di olah.

Kopi yang baru (fresh coffee) ketika diseduh memberikan rasa kopi yang sangat kuat. 

Penikmat Kopi Yang Berburu Rasa

Ciri khas yang paling bisa di amati oleh para penikmat kopi untuk membedakan kopi yang disajikan merupakan kopi baru atau kopi lama sangatlah mudah.

Kopi baru pada saat disajikan tampilannya terlihat memiliki buih - buih (busa busa ber putih kecoklatan) kopi. 


Ini merupakan tanda bahwa kopi ini baru diolah dan tidak terlalu lama disimpan.

Sedangkan kopi yang sudah lama diolah dan disimpan tidak memunculkan busa atau buih seperti demikian.

Nah sobat Indonesian Coffee, kopi mu yang mana nih?...

Mengolah Tanaman Kopi Menjadi Permata

Anonim
Kopi Khatulistiwa - Tanaman Kopi pada umumnya hanya di olah pada bagian bijinya saja. Sehingga bagian lain tanaman kopi dibuang sia - sia.

Berikut kita kupas lebih dalam tentang tanaman kopi :

1. Batang Tanaman Kopi

Batang tanaman kopi jika sudah tidak di gunakan pada umumnya dibuang begitu saja, padahal menurut beberapa petani kopi konvensional, batang tanaman kopi ini bisa diolah menjadi pupuk organik yang memiliki kandungan sangat baik bagi tanah, sehingga mampu meningkatkan unsur hara dalam tanah.

2. Daun Tanaman Kopi

Dibeberapa wilayah, daun kopi ini digunakan sebagai pakan ternak dengan cara diolah menggunakan sistem fermentasi, sehingga peternak dapat meminimalisis pengeluaran untuk biaya pakan ternak.

Tanaman Kopi Yang Bernilai Dari Akar Hingga Ujungnya

3. Kulit Biji Kopi

Kulit Biji Kopi setelah digiling rata-rata dibuang begitu saja, namun beberapa buruh kebun kopi memanfaatkannya untuk pakan ternak dan membuat teh berbahan dasar kulit kopi. Harga teh kulit kopi ini sangat bervariasi setelah diolah, dalam 1 gram kulit kopi bisa menghasilkan 5-6 sachet teh siap seduh setelah diolah. Nilai jualnya pun beragam di kisaran 500 - 1000 rupiah persachet.

4. Biji Kopi

Biji Kopi ini sendiri memiliki nilai jual yang bervariasi, antara 15.000 - 500.000 rupiah saat belum di proses.

Jadi, mana yang tertarik untuk anda olah?

Rahasia Kuno Menyeduh Kopi

SAR


Kopi Khatulistiwa - Nenek Moyang di Nusantara mengenal kopi dari kualitas aroma yang dihasilkan. Aroma yang timbul saat kopi di olah (diseduh) dapat mencerminkan rasa dan kualitas kopi yang dihidangkan. 

Cita rasa yang diharapkan para pecinta kopi dari zaman ke zaman pastinya berbeda. Namun ada kesamaan yakni pada beberapa sisi diantaranya aroma kopi yang kuat, rasa yang lembut saat dinikmati, serta nikmat yang timbul sesudah kopi diminum. 

Rasa yang timbul ketika kita mengkonsumsi kopi pada umumnya dibedakan menjadi 3 varian. (klik disini).

Adapun tekhnik penyeduhan ala nenek moyang kita yang tidak lagi digunakan diantaranya adalah :
- Menggunakan kompor berbahan baku tanah
- Menggunakan Bahan Bakar Kayu
- Menggunakan wadah penggorengan dari bahan baku tanah liat

cita rasa yang ditimbulkan pada jika menggunakan ke tiga bahan diatas merupakan cita rasa yang natural dan alami, sehingga rasa kopi yang ditimbulkan benar-benar sesuai dengan karakter kopi yang akan kita nikmati.

Sederhana namun mulai ditinggalkan, karena itu sesungguhnya Rahasia Kuno Nenek Moyang kita dalam menjaga cita rasa kopi Nusantara.

Induk Kopi Indonesia

SAR
Kopi Khatulistiwa -  Berbicara tentang kopi memang tidak ada habisnya, namun banyak yang belum tau tentang Induk kopi yang sampai saat ini merajalela di Indonesia. Berikut daftarnya :

1. Kopi Liberika ( Liberica Coffee )
Pertama kali ditemukan di negara Liberia dan banyak yang beranggapan bahwa kopi jenis ini berasal dari tanaman kopi liar yang berada pada daerah tersebut. Kopi liberika pertama kali dibawa oleh bangsa Belanda untuk dibudidayakan menggantikan jenis kopi arabika yang saat itu terkena serangan hama pada abad ke-19. Namun, kopi liberika juga mengalami nasib yang sama dan pada akhirnya bangsa Belanda membawa spesies lain yang lebih kuat terhadap serangan hama yaitu kopi robusta.

2. Kopi Arabika ( Arabican Coffee )
dikenal sejak abad ke-14 ketika budaya minum kopi telah mewabah di berbagai belahan dunia. Meskipun tidak ada yang bisa memastikan kapan kopi Arabika ditemukan, beberapa literatur mengatakan kepada kita bahwa suatu daerah di Afrika yang mencakup Ethiopia dan Eritrea percaya bahwa spesies kopi pertama kali dibudidayakan di Abyssinia. Abyssinia adalah daerah di benua Afrika yang memiliki Ethiopia dan Eritrea. Beberapa varietas kopi terkenal dari arabika termasuk Bourboun, Typica dan Geisha.


Induk Kopi Indonesia


3. Kopi Robusta ( Robusta Coffee )
Pertama kali ditemukan di Kongo, negara bagian tengah Afrika oleh seorang ahli botani Belgia pada tahun 1898. Nama robusta diambil dari kata 'robust' yang berarti kuat. Biji kopi robusta jenis ini memiliki lebih banyak kalori lebih baik dari pada kopi umumnya.


4. Kopi Excelsa ( Excelsa Coffee )
Ditemukan oleh August Chevelier, seorang ahli botani dan ahli taksonomi Perancis dalam aliran sungai Chari di wilayah Afrika Barat pada tahun 1905. Banyak ilmuwan dari salah satu spesies kopi ini dan membuat kopi ini memiliki banyak nama lain, salah satunya adalah Kopi Dewevrei. . Kopi jenis Excelssa ini jarang dilihat oleh banyak orang karena ada yang bisa mengimbangi kopi Arabika dan kopi robusta.

Itulah informasi tentang Induk kopi yang ada di Indonesia. Jadi, kamu mau mencoba yang mana?

Other Post